Berita Terbaru

Rombongan STEI Tazkia Mengunjungi International Institute of Islamic Thought (IIIT) East and South East Asia di Kuala Lumpur Malaysia

No comments

Publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian dan pemikiran adalah sebuah keniscayaan, ia adalah salah satu dari bukti nyata ilmu pengetahuan yang dapat diaplikasikan oleh masyarakat. Namun jika karya ilmiah tersebut hanya dipublikasikan pada kalangan internal saja tentu juga tidak menunjukan kualitas yang baik dari para penulisnya. Solusinya adalah seleksi ketat agar setiap karya ilmiah dapat diterbitkan oleh lembaga eksternal, khususnya lembaga yang memiliki kredibilitas nasional dan internasional.

Guna mencapai publikasi karya ilmiah bertaraf internasional, maka pada 9 Agustus 2018/ 27 Dzulqa’dah 1439 H, STEI Tazkia melakukan kunjungan ke kantor International Institute of Islamic Thought (IIIT) East and South East Asia di Kuala Lumpur Malaysia. Rombongan kunjungan yang dipimpin langsung oleh Ketua STEI Tazkia Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc diterima langsung oleh Datuk Jamil selaku pejabat IIIT di kantornya komplek International Islamic University Malaysia (IIUM).
Kunjungan ini mendiskusi kerjasama penerbitan antara Tazkia Press (STEI Tazkia) dengan pihak IIIT . Pihak STEI Tazkia mengajukan 10 Judul buku yang nantinya akan diseleksi untuk diterbitkan di lembaga penerbitan bertaraf internasional ini. Dr. Jamil menyebutkan bahwa proses penerbitan di lembaganya dilakukan dengan seleksi yang sangat ketat, khsususnya untuk isu-isu Islamisasi ilmu pengetahuan. Hal ini karena banyak akrya ilmiah yang ada tidak memiliki ruh dan islamic worldview yang jelas. Beliau berharap STEI Tazkia selalu istiqamah dalam upaya melakukan islamisasi ilmu pengetahuan khususnya dalam bidang ekonomi Islam. Salah satunya adalah dengan menerbitkan karya ilmiah dan buku para dosennya.


Dr. Murniati Mukhlisin menyampaikan bahwa penulisan buku teks khususnya bagi para dosen di STEI Tazkia terus digalakkan. “Kami sangat mendorong para dosen untuk menghasilkan karya yang nantinya akan menjadi buku daras tidak hanya bagi mahasiswa Tazkia namun juga bagi kampus lainnya”. Hal ini diaminkan oleh Dr. Abdurrahman Misno BP, MEI, selaku Kepala Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) yang juga menjadi anggota dalam kunjungan ini. Ia mengungkapkan bahwa publikasi yang baik diawali dengan riset mendalam serta seni dalam menyusun sebuah karya ilmiah.
Hasil dari kunjungan ini adalah dilakukan kerjasama untk terus meningkatkan publikasi artikel dan buku para dosen dan civitas akademika STEI Tazkia tidak hanya bagi internal namun juga untuk pihak eksteral dan bertaraf international. Inilah cita-cita STEI Tazkia untuk menjadi perguruan tinggi kelas dunia yang memiliki spesialisasi dalam bidang ekonomi Islam. Drm.

Rizqi ZakiyaRombongan STEI Tazkia Mengunjungi International Institute of Islamic Thought (IIIT) East and South East Asia di Kuala Lumpur Malaysia

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *