Berita Terbaru

Saatnya Deposito Mudharabah Diganti Investasi Mudharabah

No comments

ISTANBUL — Konferensi  3rd Islamic  Perspective of Accounting,  Finance, Economics and Management (IPAFEM) yang diselenggarakan oleh University of Glasgow dan Universitas Hasan Kalyouncu kali ini bertempat di Yildiz Technical University dari tanggal 23-24 November 2017.

Dalam keterangannya yang disampaikan kepada Republika.co.id, Selasa (28/11), konferensi yang dihadiri oleh 50 peserta dari berbagai negara ini mengetengahkan salah satu tema menarik yaitu Investment account (rekening investasi) untuk masa depan perbankan syariah di Indonesia. Tema tersebut dibentangkan oleh delegasi dari STEI Tazkia, Yaser Taufik Syamlan.

Yaser menjelaskan, bahwa skema investasi yang ada di bank syariah saat ini yaitu produk Deposito Mudharabah menurut para ahli kurang tepat. Kata deposito secara bahasa diartikan sebagai simpanan dimana seseorang hanya menyimpan dananya di suatu bank dengan kepastian bahwa dana tersebut dapat kembali pada saat nasabah membutuhkan.

Sebagai solusi atas hal diatas, bank syariah dapat menggunakan skema rekening investasi yang berbasiskan Mudharabah dimana Shahibul Maal (Nasabah / investor) menempatkan dananya langsung kepada Mudharib (orang yang mempunyai proyek yang layak dibiayai).  Dengan skema ini,  bank syariah diharapkan menjadi lebih efisien lagi karena pada dasarnya hanya bertindak sebagai broker proyek dengan brokerage fee sebagai imbalan.

Apabila bank syariah ingin mendapatkan keutungan yang lebih dari sekedar brokerage fee,  bank syariah dapat juga menempatkan porsi modalnya bersama nasabah kepada nasabah pembiayaan yang layak melalui skema Musyarakah.  Dengan adanya skema ini,  prinsip profit and loss sharing dapat dikedepankan demi menciptkan ekosistem perbankan syariah yang rahmatan lil alamin. (Republika.co.id)

Miftahul AnwarSaatnya Deposito Mudharabah Diganti Investasi Mudharabah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *