| STEI Tazkia Beri Beasiswa Kepada PonPes Al-Mu'min, Ngruki, Solo |
| Oleh: HU Republika | |
| 08 Mei 2008 | |
Bogor 5 Mei 2008/28 Rabiutsani 1429H. Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) TAZKIA dan Pondok Pesantren Al-Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, Solo menandatangani MoU Program Beasiswa Utusan Pesantren di kampus STEI Tazkia, Bogor.
STEI TAZKIA di wakili Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec sebagai Ketua STEI Tazkia dan Ponpes Al Mukmin Ngruki diwakili Ust. Abu Bakar Baasyir sebagai Pengasuh Pesantren.
Sebelumnya, salah satu kampus ekonomi Islam terkemuka di Indonesia ini telah memberikan beasiswa kepada setidaknya 5 pesantren & sekolah aliyyah untuk tahun ajaran 2008/2009. Pesantren itu diantaranya adalah Ponpes Husnul Khotimah (Kuningan-Jawa Barat), Ponpes Sidogiri (Jawa Timur), Ponpes Parabek dan MAN 1 Model (Sumatera Barat). Selanjutnya beasiswa tersebut akan berkembang menjadi 20% dari jumlah mahasiswa yang akan mendaftar nanti atau sekitar 40 mahasiswa. Jumlahnya cukup banyak karena telah bersinergi dengan Harian Umum Republika, SB Foundation dan pihak Yayasan Tazkia Cendekia sebagai pengejewentahan program zakat fisabilillah dan masakin (CSR).
Program ini, menurut Ketua STEI TAZKIA,Dr.Muhammad Syafii Antonio, M.Ec adalah untuk mencetak kader ekonomi Islam di kalangan Pesantren. Siswa penerima beasiswa diharapkan mengembangkan ekonomi Islam di pesantrennya masing-masing,”Insya Allah akan tumbuh ekonom-ekonom Islam”, kata Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec.
Dari kaca mata syariah, jihad ekonomi termasuk pengejawantahan dari tugas “khalifatullah fil ard”. Karena hanya dengan pembangunan ekonomilah kita dapat memakmurkan bumi ini. Allah Swt berfirman, “.....Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya.....” (QS Hud: 61). Oleh karena itu aktivitas ekonomi yang meliputi produksi, distribusi, sirkulasi, perdagangan, pertanian, manufaktur dan jas merupakan “fard al-kifayah” yang harus diemban secara kolektif.
Bagaimana kita harus menggunakan jihad ekonomi ini untuk mengentaskan kemiskinan? Dalam urusan ini, aktivitas ekonomi merupakan titik awal di mana sumber-sumber zakat, infaq, shadaqah berasal. Jadi hanya dengan kekuatan ekonomilah, yang diwujudkan dengan :”jihad ekonomi”, kita dapat memerangi pemurtadan umat, kebodohan, penanggulangan bencana, membantu daerah konflik, menyantuni yatim piatu dan jompo.
STEI TAZKIA sebagai institusi yang berlandaskan syariah menyumbangkan konsep-konsep terbaru kepada masyarakat luas melalui talkshow Ust Abu Bakar Ba’asyir (Pengasuh Ponpes Al Mukmin Ngruki Solo) dengan Dr.Muhammad Syafii Antonio, M.Ec (Ketua STEI TAZKIA sekaligus pakar Ekonomi Syariah) di kampus STEI TAZKIA Jl.Raya Darmaga KM 7 Bogor.
Diharapkan dari acara ini masyarakat akan melaksanakan jihad ekonomi agar kondisi bangsa ini kembali stabil dari keterpurukan krisis moneter. (jok)
|
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
| Depan |
| Berita |
| Mengapa Tazkia? |
| Program Studi |
| Kehidupan di Kampus |
| Pendaftaran |
| Lowongan |
| FAQs |
| Hubungi Kami |